Ronaldo jadi Harapan Terkahir Portugal

Logo-Piala-Dunia-2014-Brazil
Portugal akan melakoni laga hidup dan mati pada laga terakhir melawan Ghana pada 26 Juni 2014. Pada laga ini, tumpuan harapan diserahkan kepada sang superstar Portugal, Cristiano Ronaldo. Iadiharapkan dapat meraih kemenangan di tengah permasalahan demi permasalahan yang terus menimpa jelang pertandingan pamungkas nan penentu kelolosan tim ke 16 besar kontra Ghana ini.

Misalnya saja Cedera yang dialami Selecao Das Quinas tanpa henti. Fabio Coentrao, Hugo Almeida, Helder Postiga, Rui Patricio hingga terakhir Bruno Alves diragukan bermain akibat mengalami cedera. Namun, Pepe sudah dapat kembali bermain setelah mendapatkan sanksi satu pertandingan setelah mendapat kartu merah di laga pertama kontra Jerman.

Paulo Bento diprediksi akan melakukan ‘tambal sulam’ di skuadnya dan menurunkan pemain alternatif menggantikan pemain yang dipastikan cedera dan diragukan bermain. Untungnya lini tengah masih dalam kondisi aman, dan Bento tetap dapat memainkan penghuni tetap di posisi ini yakni Raul Meireles, Joao Moutinho dan Raul Meireles.

Sementara di depan, dengan hanya adanya satu penyerang murni yang bugar, Eder. Bento dapat saja mendorong Ronaldo ke depan didampingi Varela dan Luis Nani dalam formasi 4-3-3 andalan Portugal.

Jika Lionel Messi dapat membawa Argentina ke 16 besar, Ronaldo pun diharapkan dapat memberikan sentuhan magisnya dan meraih kemenangan seraya berharap pertandingan Jerman dan Amerika Serikat tak berakhir imbang.

Pun sama dengan harapan Black Stars, Ghana yang harus menang jika ingin lolos ke fase perdelapanfinal. Beruntung, Ghana tak mengalami badai cedera seperti yang dihadapi Portugal dan tetap dapat menurunkan seluruh pemain terbaiknya.

Satu-satunya pemain yang tak dapat tampil, adalah Sulley Muntari yang mengalami cedera. Selain itu, Akwasi Appiah tetap dapat menurunkan pemain yang diandalkan tim kala menahan tim kuat, Jerman di laga kedua.

Mulai dari Kevin Prince Boateng, Asamoah Gyan, Andre Ayew, Kwadro Asamoah dll. Kehilangan Muntari dalam formasi 4-2-3-1 terasa signifikan karena pemain AC Milan itu dapat menahan bola dengan baik sekaligus menjadi palang pintu pertahanan pertama saat diserang lawan.

Besar kemungkinan, Appiah akan menurunkan pemain pengalaman seperti Michael Essien atau pemain muda nan bertenaga seperti Emmanuel Agyemang-Badu. Kolektifitas permainan Ghana juga sepatutnya diwaspadai Portugal, karena Gyan dkk dapat menyerang dari berbagai lini.

Singkat kata, apapun hasil pertandingan ini jika Jerman meraih hasil imbang kontra Amerika Serikat maka segalanya tak akan berarti. Namun jika salah satu antara Jerman atau Amerika kalah dan Ghana ataupun Portugal menang, maka peringkat grup akan ditentukan oleh selisih gol.

Prediksi susunan pemain yang diturunkan:

Portugal (4-3-3): Beto, Pepe, Ricardo Costa, Joao Perreira, Andre Almeida, Miguel Veloso, Raul Meireles, Joao Moutinho, Varela, Luis Nani, Cristiano Ronaldo

Ghana (4-2-3-1): Fatau Dauda, Jonathan Mensah, John Boye, Kwadro Asamoah, Harrison Afful, Emmanuel Agyemang-Badu, Mohammed Rabiu, Andre Ayew, Kevin Prince Boateng, Christian Atsu, Asamoah Gyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftar Bank & Jadwal Offline

BCA
Senin - Jumat : 21.00 - 00.30
Sabtu : 18.00 - 20.00
Minggu : 00.00 - 06.00
BNI
On line 24 Jam
Mandiri
Senin - Jumat : 21.00 - 00.30
Sabtu : 18.00 - 20.00
Minggu : 00.00 - 06.00
Mandiri
Senin - Jumat : 21.00 - 00.30
Sabtu : 18.00 - 20.00
Minggu : 00.00 - 06.00